Total Pageviews

Thursday, August 13, 2009

TUJUAN MEMELIHARA HAMSTER

Teman-teman mungkin bertanya apa tujuan saya memelihara hamster. Jawabannya tentu saja pertama adalah karena saya hobi memelihara hewan. Banyak hewan yang pernah saya pelihara sejak saya SMA di Surabaya, termasuk ikan (arwana, louhan, maskoki, guppy, platy, molly, black ghost, sumatera, penghisap lumut, dan ikan2 kecil lain yang dulu saya gabungkan dalam satu akuarium), kura-kura brazil dan kelinci. Alasan kedua adalah karena saya ingin mencoba menciptakan satu jenis hamster yang gennya stabil dengan menyilangkan hamster yang saya punyai. Hamster merupakan hewan pengerat yang perkembangbiakannya cepat, dan jenis warnanya pun bermacam-macam, sehingga karena itu, saya tertarik untuk memeliharanya.

WARNA HAMSTER CAMPBEL

Hamster Campbel adalah hamster yang memiliki variasi warna terbanyak diantara 4 jenis hamster yang sering dipelihara di Indonesia. Peternak-peternak hamster sering menyebut jenis hamster mereka sesuai dengan warnanya menurut mereka sendiri, sehingga terdapat berbagai macam julukan untuk hamster dengan warna yang sama. Karena itu, saya akan menyederhanakannya menurut saya. Warna-warna yang sering ada di Indonesia adalah:

(1) Hamster Campbel Normal = warna coklat tua dengan garis hitam;

(2) Hamster Campbel Argente = warna coklat muda dengan garis hitam;

(3) Hamster Campbel Opal = warna abu-abu tua dengan garis samar;

(4) Hamster Campbel Black = warna hitam;

(5) Hamster Campbel Albino = warna putih dan bermata merah;

(6) Hamster Campbel Dove = warna abu-abu muda dengan garis samar;

(7) Hamster Campbel Blue Fawn = warna abu-abu kecoklatan dengan garis samar;

(8) Hamster Campbel Lilac = warna silver dengan garis samar.

Selain itu, masih ada lagi variasi lain seperti:

(-) Satin: yaitu variasi bulu, dimana bulunya tampak mengkilap;

(-) Mottled: variasi warna untuk menyebut warna dasar yang bercampur dengan putih sehingga tidak simetris kiri-kanan (sehingga tidak ada sebutan Hamster Campbel Albino Mottled), warna dasar disebut sebelum kata mottled;

(-) Platinum: variasi warna dimana warnanya menjurus ke arah putih;

(-) Panda: variasi warna dimana hamster ini memiliki warna belang-belang hitam putih (kalau menurut saya sama saja dengan istilah Hamster Campbel Black Mottled);

(-) Red Eyes: variasi warna mata, dimana mata hamster adalah merah.

Contoh penggunaan: Hamster Campbel Normal Mottled Satin = warnanya coklat tua tetapi tidak simetris kiri-kanan, ada variasi putihnya dan bulunya mengkilap. Memang istilah-istilah tersebut digunakan para pedagang dan peternak hamster untuk membuat lebih menarik, sehingga pembeli pun tertarik dengan istilah-istilah 'keren' tersebut. Tetapi dengan semakin seringnya persilangan, jenis-jenis warna akan semakin berkembang, karena itu, artikel saya ini hanya mengulas warna-warna yang saya tahu saja.

Friday, August 7, 2009

KANDANG HAMSTER

Kandang hamster bisa menggunakan kandang khusus hamster yang ada mainan-mainannya, berjeruji, atau bisa menggunakan akuarium, baik buatan sendiri maupun pabrikan, atau bisa juga menggunakan container. Saya sendiri memilih akuarium pabrikan untuk kandang hamster saya karena menurut saya lebih mudah membersihkannya dibanding kandang yang banyak mainannya dan lebih ringan dibanding dengan akuarium kaca serta bisa dilihat dari samping dibandingkan container.

ALAS KANDANG HAMSTER

Alas kandang hamster berupa serutan-serutan kayu atau pasir zeolit yang keduanya mudah ditemukan di petshop. Tetapi saya lebih menyukai menggunakan serutan kayu karena menurut saya lebih empuk dibandingkan pasir zeolit sehingga hamster yang sering saling injak tidak terluka karena kerasnya pasir zeolit.

MAKANAN dan MINUMAN HAMSTER PIARAAN

Untuk hamster sebagai pet, makanan yang umum digunakan adalah makanan racikan sendiri yang terdiri dari kacang-kacangan dan biji-bijian atau makanan pabrikan yang berbentuk pelet (seperti makanan anjing, kucing, kelinci dan ikan) atau ada juga makanan pabrikan yang berupa biji-bijian dan kacang-kacangan. Untuk minuman cukup diberikan air biasa, dan agar rapi dan tidak becek, gunakan botol khusus yang banyak dijual.

JENIS-JENIS HAMSTER

Hamster adalah binatang pengerat yang berasal dari gurun, memiliki kantung pada mulutnya sehingga bisa menyimpan makanan di mulutnya. Hamster yang umum dikenal dan dipelihara sebagai pet ada 5 jenis yakni:
(1) Hamster Syria;
(2) Hamster Campbel;
(3) Hamster Winter White;
(4) Hamster Roborovski;
(5) Hamster Chinese.

Di Indonesia umumnya banyak dijual jenis-jenis nomor 1-4, sedangkan untuk Hamster Chinese belum ada di petshop-petshop dan pusat penjualan hewan di Indonesia.
Hamster Syria berbadan besar, jinak, tidak menggigit. Sedangkan 3 hamster lainnya berbadan mini. Untuk Hamster Campbel, bersifat suka menggigit, sehingga tidak bisa dipegang tangan kosong, Hamster Winter White bersifat jinak, tidak menggigit dengan ciri2 fisik sangat mirip dengan Hamster Campbel, yaitu memiliki garis pada bagian tengah punggungnya. Satu tips untuk membedakan Hamster Campbel dan Hamster Winter White adalah dengan memegangnya, kalau digigit berarti itu Hamster Campbel (haha). Tentu bukan hanya itu cara membedakan mereka, cara lain adalah melihat bulu pada kakinya, bulu Hamster Winter White lebih tebal dan banyak dibanding Hamster Campbel. Hamster Roborovski bersifat jinak, namun sangat gesit sehingga susah ditangkap dan untuk menangkapnya harus dengan agak menekannya sehingga karena merasa diganggu dia akan menggigit. Hamster ini berciri fisik mukanya berbulu banyak dan paling kecil diantara hamster-hamster yang lain.